Permainan Sangat Mengecewakan di Tahun 2021

Sesaat lagi tahun 2021 hendak selesai. Selama tahun ini, ada banyak pengembang yang mengeluarkan permainan dengan mutu bagus, kurang baik, serta terdapat pula yang biasa- biasa saja. Tidak hanya itu, terdapat pula permainan yang sepatutnya luncurkan tahun ini namun ditunda hingga 2022.Dalam postingan ini, kita hendak mangulas 7 permainan yang sangat mengecewakan di tahun 2021.

Saat sebelum perilisan, tiap permainan dalam list ini disambut antusiasme gamer. Sedemikian itu luncurkan di pasaran, mereka dibanjiri pendapat minus sebab bermacam alibi. Penasaran apa saja permainan yang diartikan? Tanpa lama, ayo ikuti postingan ini!

1. eFootball™ 2022

Begitulah suara salah satu keterangan eFootball 2022 yang dilansir di program Steam. Pendapat pedas itu dilemparkan sebab permainan sepak bola besutan Konami ini memanglah mempunyai mutu yang amat kurang baik. Kalian bisa jadi telah ketahui kalau eFootball 2022 mempunyai diagram serta kartun yang kurang baik. Visual permainan ini memanglah sering dikritik.

Dijadikan materi candaan semenjak eFootball 2022 diluncurkan. Tetapi, butuh dikenal kalau diagram bukan salah satunya alibi yang membuat gamer kecewa. Kenyataannya, permainan ini mempunyai fitur, regu, serta bentuk yang sedikit. EFootball 2022 mendiami posisi awal selaku permainan sangat kurang baik di Steam. Angka Metacritic- nya juga memprihatinkan, ialah 25 dari komentator serta 12 dari gamer.

2. Battlefield™ 2042

Dikala kutipan Battlefield 2042 awal kali diunggah di YouTube, tidak sedikit gamer yang menyanjung DICE sebab mutu game- nya yang pantas diacungkan jempol. Tidak lama sehabis permainan itu luncurkan di pasaran, kolom pendapat itu jadi penuh dengan perasaan kecewa.Battlefield 2042 terasa semacam permainan yang diluncurkan sedemikian itu saja walaupun pengembangannya belum berakhir.

Perihal ini dibuktikan dengan barisan fitur yang tidak diimplementasikan dalam permainan shooter ini. Para gamer pula merasa frustrasi sebab permasalahan bugs, crash, serta koneksi yang membuat game jadi tidak pasti. Battlefield 2042 menaiki posisi ke- 19 selaku permainan sangat kurang baik di Steam. Web Metacritic membuktikan kalau angka dari komentator menggapai 69 sebaliknya angka dari gamer menggapai 23.

3. Grand Theft Auto: The Trilogy- The Definitive Edition

Remaster bisa dipecah jadi 2. Awal, remaster yang terbuat dengan passion yang mendalam. Kedua, remaster yang digarap sebab pengembang itu dahaga hendak duit. Sayangnya, Grand Theft Auto: The Trilogy- The Definitive Edition tercantum dalam jenis yang kedua. Remaster ini dibanjiri oleh bugs, bagus bugs yang telah terdapat semenjak perilisan tipe lama ataupun bugs terkini yang cuma terdapat di tipe pasti. Meski diagram yang ditunjukkan di trailer nampak lumayan bagus.

Tampaknya bentuk cirinya nampak abnormal serta animasinya juga kelu. Dibanding dengan kepribadian di tipe lama yang mengarah ekspresif, kepribadian di tipe remastered justru berhubungan seperti manusia mesin. Grand Theft Auto: The Trilogy- The Definitive Edition memperoleh rating 52 dari komentator serta 0. 5 dari gamer di web Metacritic. Remaster yang amat mahal serta tidak bermutu ini ditatap gamer selaku perusak nama baik Rockstar.

4. BALAN WONDERWORLD

BALAN WONDERWORLD luang jadi impian untuk para peminat permainan yang merindukan game platformer bergengsi AAA. Antusiasme ini timbul sebab Yuji Naka berlaku seperti mantan kepala Sonic Team ikut serta dalam kultivasi permainan itu. Memandang kedatangan BALAN WONDERWORLD dalam list ini, kalian nyatanya ketahui kalau permainan ini selesai mengecewakan.

Visual serta nada BALAN WONDERWORLD bisa dibilang bagus. Hendak namun, aplaus yang serupa tidak legal buat gameplay- nya. Beberapa komentator mengekspresikan kesebalannya kepada gameplay- nya yang menjenuhkan serta tidak mengasyikkan. Buah kegiatan serupa antara Square Enix serta Arzest memperoleh rating 38 dari komentator serta 66 dari gamer di Metacritic.

Yakin tidak yakin, angka dari gamer terhitung lumayan besar sebab keikutsertaan bot ataupun bisa jadi pengarang biaya. Janganlah langsung yakin. Bermain di RTP Microgaming merupakan jalan yang tepat untuk anda yang ingin mencoba peruntungan di permainan judi online.

5. Call of Duty: Vanguard

Seri Call of Duty senantiasa bersaing dengan Battlefield, seperti kompetisi FIFA dengan Ambah- ambah. Tetapi, siapa yang berpikir kalau Call of Duty: Vanguard serta Battlefield 2042 yang ditunggu- tunggu ini justru jadi permainan sangat mengecewakan pada 2021? Gampang diduga, serta menjenuhkan.

Bentuk multiplayer terasa semacam Call of Duty lebih dahulu serta bentuk zombinya amat repetitif. Grafiknya sih ok, namun tidak dapat dijadikan pembenaran buat membeli permainan yang tidak jauh berlainan dengan pendahulunya. Bagi web Metacritic, permainan tembak- menembak ini mendapatkan angka 72 dari komentator serta 35 dari gamer.

6. Dungeons & Dragons: Dark Alliance

Serupa semacam Battlefield 2042, Dungeons& Dragons: Dark Alliance terasa semacam permainan dalam jenjang beta yang diluncurkan walaupun belum pantas buat dimainkan. Akhirnya, permainan yang kurang matang ini memperoleh keterangan minus dari gamer serta komentator.

Combat yang kelu, abnormal, serta repetitif jadi nilai yang kerap dinaikan oleh komentator serta gamer, sementara itu combat jadi bagian yang memimpin Dungeons& Dragons: Dark Alliance. Sistem berkelahi ini diiringi dengan AI kompetitor yang kurang responsif serta barisan bugs yang mengusik game. Oleh sebab itu, tidak bingung permainan ini memperoleh rating 53 dari komentator serta 33 dari gamer di Metacritic.

7. Far Cry 6

Sesungguhnya Far Cry 6 bisa jadi permainan yang mengasyikkan paling utama untuk mereka yang belum sempat ataupun tidak sering memainkan seri Far Cry. Di bagian lain, para gamer yang loyal memainkan tiap kata kepala dalam seri ini bisa jadi mempunyai opini yang mengarah minus. Karena, metode Far Cry 6 menjajaki resep Far Cry pada biasanya.

Inilah yang jadi alibi kenapa banyak gamer beranggapan kalau Far Cry 6 terasa semacam hasil copy serta paste. Alur serta narasi kepribadian antagonis gampang diprediksi. Kepribadian antagonis yang pengulangan pastinya membuat gamer kecewa. Gimana tidak? Dalam langkah marketing.

Regu di balik Far Cry 6 senantiasa mengaitkan Antón Castillo( Giancarlo Esposito) yang jadi buta hati di permainan itu. Jadi, fans telah mempunyai ekspektasi yang besar sekeliling kepribadian ini. Oleh sebab totalitas permainan yang kurang inovatif, Far Cry 6 memperoleh rating 74 dari komentator serta 36 dari gamer di Metacritic. Seperti itu 7 permainan yang sangat mengecewakan di tahun 2021.